'Terorisme', Istilah yang Bikin Pusing

Mungkin kata 'terorisme' dan 'teroris' kalo diobrolin di Twitter bisa jadi trending topic karena saat ini isu terorisme sedang hangat-hangatnya dibicarakan di seantero dunia apalagi paska 'terbunuhnya' orang yang paling dicari oleh pemerintah Amerika, Osama bin Laden.
Saya sendiri termasuk orang yang merasa 'risih' dan bosan saat mendengar istilah ini, apalagi bila ada yang menyangkutpautkan masalah 'teroris' dengan Islam. Secara pribadi, saya masih belum percaya bahwa di Indonesia ada kelompok 'teroris' yang memang murni melakukan aksinya karena keyakinan mereka (terutama Islam).
Isu gerakan 'NII KW IX' yang saat ini sedang mengemuka karena menggunakan 'Islam' sebagai sarana untuk melakukan penipuan finansial terhadap para anggota dan pengikutnya ditambah dengan keterlibatan intelejen negeri ini yang disinyalir ikut terlibat dalam 'melahirkan' dan 'melindungi' gerakan ini (dengan tujuan mencoreng gerakan Islam) membuat saya semakin tidak yakin bahwa di Indonesia memang ada sebuah gerakan teroris yang memang murni bertujuan untuk 'jihad'.
Bicara Osama bin Laden berarti kita juga membicarakan kiprahnya sebagai mujahidin muslim dimana saat awal Osama bersama pasukan mujahidin yang lainnya (termasuk dari Indonesia) terjun berjihad di Afganistan, pemerintah Amerika saat itu sangat mendukung perjuangannya dalam membebaskan Afganistan dari cengkraman Uni Soviet tapi begitu Osama tidak 'dibutuhkan' lagi Amerika justru memberikan 'label' Teroris kepada Osama dan menjadikannya menjadi orang yang paling dikejar.
Dikutip dari berita di Hidayatulah.com, nasib Obama diatas juga dialami oleh veteran 'mujahidin-mujahidin' yang terjun di POSO dan AMBON yang kini juga hampir senasib dengan Usamah Cs. Mereka satu per satu dijadikan target perburuan, demikian yang dikatakan Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) Mustofa B. Nahrawardaya.
Hmmm..... Kadang saya berfikir, mengingat kedekatan Osama dan Amerika di awal 'kiprah' Osama apakah mungkin dia (Osama) dan Alqaidah-nya juga hanya bentukan Amerika dan didanai untuk melakukan aksi dimana-mana ? Apakah benar yang terbunuh pada aksi pasukan khusus Amerika awal bulan lalu adalah Osama ? Berkaitan dengan isu 'NII KW IX' yang katanya dibidani dan dilindungi oleh Intelejen kita hingga bisa terus melakukan aksinya tanpa tersentuh hukum, apakah aksi-aksi 'teroris' di negeri ini juga merupakan hasil karya intelejen ?
Semuanya hanya bikin pusing tapi mengikuti cerita terorisme sama rasanya seperti menonton film-film teroris ala Hollywood, Wallahu'alam.

Post new comment